Berpikir dan membaca fenomena. Ruang untuk menyampaikan sudut pandang terhadap fenomena kebudayaan, gagasan, maupun persoalan tertentu. Tulisan dapat berangkat dari pengalaman, pengamatan, maupun pemikiran personal, kemudian disusun melalui argumentasi, struktur, dan imajinasi agar gagasan dapat dipahami sekaligus dinikmati.